HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gebrakan Awal Badris Salam! Pimpin REI Sulsel, Langsung Eksekusi Akad Massal KPR Mandiri

 


Makassar — Tidak ada istilah 'bulan madu' bagi H. Badris Salam pasca-dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan periode 2026-2029. Insting kepemimpinannya langsung dipacu untuk mengamankan keran pembiayaan bagi para anggota pengembang.

Gebrakan perdana sang nakhoda baru ini ditunjukkan melalui manuver taktis menyambangi markas Bank Mandiri Regional X. Langkah cepat Badris ini disambut antusias oleh Regional CEO Bank Mandiri Regional X, Nunung Andreas Wisnu P, yang didampingi Deputi KPR Sulampua, Ivander Sigit, serta perwakilan KPR Makassar, Limpo.

Manuver 'Jemput Bola' Sang Ketua

Di bawah kendali Badris Salam, REI Sulsel tampaknya tak ingin sekadar menjadi organisasi yang pasif menunggu bola. Kunjungan resmi ini dirancang HBS—sapaan akrabnya—sebagai momentum krusial untuk mengunci kolaborasi strategis tingkat tinggi antara asosiasi pengembang dan raksasa perbankan BUMN.

Dalam forum tersebut, pihak Bank Mandiri melalui Nunung Andreas dengan tegas menggaransi dukungan maksimal (support all-out) terhadap seluruh kegiatan dan program kerja REI Sulsel. Sebagai timbal baliknya, Mandiri meminta para anggota REI memprioritaskan bank berlogo pita emas tersebut dalam pembiayaan perumahan.

Tantangan bisnis itu langsung dijawab tunai oleh Badris Salam dengan sebuah gagasan taktis: Akad Massal.

"Kami menyambut baik usulan kerja sama menyeluruh ini. Kami akan langsung bergerak melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap jumlah perusahaan anggota REI yang siap dan potensial untuk ambil bagian dalam eksekusi program kerja sama akad massal bersama Bank Mandiri," urai Badris merespons cepat tawaran tersebut.

Kepemimpinan Berbasis Eksekusi Data

Pernyataan Badris untuk melakukan pendataan dan review internal menunjukkan karakter kepemimpinannya yang terukur dan berbasis data. Ia tidak mengobral janji kosong kepada mitra perbankan, melainkan memastikan kesiapan suplai unit hunian dari para anggotanya sebelum program dieksekusi.

Langkah strategis sang Ketua REI Sulsel ini memantik optimisme baru. Sinergi agresif antara REI Sulsel dan Bank Mandiri Regional X ini diproyeksikan tidak hanya akan menyelamatkan cashflow pengembang di tengah dinamika pasar, tetapi juga menjadi karpet merah bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk segera memiliki hunian idaman dengan skema KPR yang cepat dan masif.