Haji Badris Salam Turun Gunung, Tokoh Properti Sulsel Kawal 40 Pengurus di Puncak HUT REI ke-54 Bandar Lampung
Mei 06, 2026
BANDAR LAMPUNG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) di Bandar Lampung menyedot perhatian nasional. Tak sekadar adu gengsi antar-daerah, ajang ini menjadi panggung berkumpulnya figur-figur penentu arah industri properti Tanah Air. Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah Haji Badris Salam, tokoh senior REI sekaligus raksasa pengembang asal Sulawesi Selatan.
Kehadiran bos properti yang rekam jejaknya moncer lewat deretan mahakarya hunian strategis di kawasan "Anging Mammiri" ini memberikan bobot tersendiri bagi delegasi DPD REI Sulsel.
Tak tanggung-tanggung, Haji Badris turun gunung untuk mengawal langsung pergerakan 40 pengurus inti DPD REI Sulsel dalam lawatan empat hari di Bumi Ruwa Jurai, mulai dari tanggal 5 hingga 8 Mei 2026. Magis dan aura ketokohan Haji Badris menjadi representasi kuat betapa kokohnya ekosistem bisnis properti di wilayah Indonesia Timur.
Sebagai trendsetter penyediaan perumahan di Sulawesi Selatan, Haji Badris Salam tak sekadar datang untuk bernostalgia dalam agenda family gathering. Dalam padatnya rangkaian kegiatan bisnis HUT REI, ia secara tajam menyoroti krusialnya harmonisasi regulasi di tengah bayang-bayang tantangan ekonomi makro 2026.
"Penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat bukan sekadar urusan bisnis dan profit, tapi ada tanggung jawab sosial yang besar di sana. Untuk mewujudkannya, sinergi antara pengembang di daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat adalah harga mati," tegas Haji Badris Salam, memberikan pandangan visionernya di sela-sela acara puncak.
Pemikirannya menjadi sinyal kuat bahwa pengembang daerah membutuhkan iklim investasi dan kepastian regulasi dari pusat agar keran pasokan hunian, baik subsidi maupun komersial, tak tersendat.
Kepeloporan Haji Badris turut membakar semangat delegasi yang dikomandoi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD REI Sulsel, Sudarman, didampingi Sekretaris Umum, Khoiruman.
Sudarman menegaskan, memboyong gerbong besar yang berisi 40 pengurus inti dari Makassar ke Sumatera bukanlah sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan wujud nyata unjuk gigi eksistensi REI Sulsel di level nasional.
"Kehadiran kami dengan kekuatan penuh ini menunjukkan soliditas absolut REI Sulsel. Dengan bimbingan tokoh senior seperti Pak Haji Badris, kami ingin berbagi pengalaman best practice sekaligus menyerap inovasi-inovasi terbaru dalam menghadapi turbulensi pasar properti di tahun 2026 ini," urai Sudarman lugas.
Perayaan HUT REI ke-54 yang dirangkai dengan kegiatan bisnis strategis ini diharapkan mampu menelurkan rekomendasi jitu bagi kemajuan industri real estat Indonesia. Di bawah bayang-bayang ketokohan figur sekelas Haji Badris Salam, Kadin dan REI Sulsel kembali menegaskan komitmennya: mereka bukan sekadar pemain pinggiran, melainkan pilar utama penggerak ekonomi di gerbang Indonesia Timur.
