Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini, Polri Hadir di SD Negeri 2 Tanah Merah
Maret 19, 2026
Tanah Merah – Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama terlihat dalam kegiatan bakti sosial bertajuk “Berbagi Berkah Ramadan dan Kasih Menyongsong Paskah” yang digelar di SD Negeri 2 Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Sabtu (4/3/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Peduli Tanpa Batas, Toleransi Tanpa Syarat.”
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sesama pada momentum bulan suci Ramadan sekaligus menyongsong perayaan Paskah. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah bersama para guru, siswa, serta wali murid turut berpartisipasi dengan mengumpulkan bantuan berupa paket sembako.
Bantuan tersebut berasal dari sumbangan para wali murid yang dihimpun oleh pihak sekolah untuk disalurkan kepada siswa-siswi yang membutuhkan. Sebanyak 300 paket sembako berhasil dibagikan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar SD Negeri 2 Tanah Merah.
Selain berbagi bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai toleransi, kasih sayang, dan semangat berbagi kepada para siswa sejak dini agar memiliki kepedulian terhadap sesama tanpa memandang perbedaan.
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah menghadirkan Kasat Lantas Polres Boven Digoel, Ipda Alfiyah Lakuy, sebagai narasumber untuk memberikan edukasi kepada para siswa.
Dalam penyampaiannya, Ipda Alfiyah memberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini, seperti menggunakan helm saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga keselamatan di jalan.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan berusaha meraih cita-cita di masa depan. Dengan disiplin, kerja keras, serta sikap saling menghargai, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi keluarga, sekolah, dan bangsa.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan semangat saling membantu tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh toleransi.
